Slogan Daerah: Nabire HEBAT
Slogan daerah menjadi landasan dalam perumusan Visi Kabupaten Nabire Tahun 2025–2029 sekaligus merupakan motto pelaksanaan pembangunan jangka menengah kedua pada periode kepemimpinan Bupati Mesak Magai, S.Sos., M.Si. bersama Wakil Bupati Burhanuddin P. Motto tersebut dirumuskan dengan tema “Nabire HEBAT”.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata “hebat” berarti terlampau, amat sangat, dahsyat, dan sejenisnya. Dalam konteks pembangunan daerah, kata tersebut digunakan sebagai bentuk apresiasi terhadap sesuatu yang memiliki kualitas sangat baik dan telah memenuhi kriteria yang ditetapkan.
Nabire HEBAT dimaknai sebagai kondisi Kabupaten Nabire yang pada tahun 2029 telah bertransformasi menjadi daerah yang adil dan makmur, didukung oleh keunggulan komparatif dan kompetitif dari potensi lokal yang dimiliki, optimisme serta rasa percaya diri masyarakat yang tinggi, serta masyarakat yang berdikari, yaitu mampu memenuhi kebutuhan dasarnya secara mandiri dan memadai.
Selain memiliki makna filosofis, HEBAT juga merupakan akronim dari Handal, Efektif, Berintegritas, Amanah, dan Teknologi. Kelima nilai tersebut menjadi dasar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Nabire selama dua puluh tahun mendatang.
Handal
Pelayanan publik yang dapat dipercaya, transparan, akuntabel, kondisional, partisipatif, dan adil.
Efektif
Pelayanan publik yang mudah diakses secara luas, dengan prosedur yang sederhana, cepat, tepat, merata, serta mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat.
Berintegritas
Pelayanan publik yang diselenggarakan melalui tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, sehingga dapat dipercaya serta bertanggung jawab kepada negara, masyarakat, dan diri sendiri.
Amanah
Pelayanan publik yang dilaksanakan sesuai standar pelayanan, memenuhi target kinerja, berpedoman pada peraturan perundang-undangan, serta dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku.
Teknologi
Pelayanan publik berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang mampu meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Visi Pembangunan Kabupaten Nabire Tahun 2025–2029
Perumusan visi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nabire Tahun 2025–2029 didasarkan pada analisis menyeluruh terhadap kondisi daerah, potensi, keunggulan kompetitif, kelemahan, peluang, serta tantangan pembangunan. Visi ini merupakan penjabaran dari visi Bupati dan Wakil Bupati terpilih sekaligus menjadi dasar dalam penetapan arah, kebijakan, dan prioritas pembangunan Kabupaten Nabire selama periode 2025–2029.
“NABIRE Maju, Damai, Mandiri dan Sejahtera Secara Berkelanjutan.”
Visi tersebut menggambarkan cita-cita pembangunan Kabupaten Nabire yang mengintegrasikan berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga pelestarian budaya dan penataan ruang, dengan tujuan mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Nabire Maju
Menunjukkan transformasi menuju masyarakat modern yang kompetitif namun tetap berakar pada kearifan lokal. Kondisi ini ditandai dengan meningkatnya tingkat pendapatan masyarakat serta pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Nabire Damai
Merupakan kondisi kehidupan masyarakat yang tenteram, harmonis, bebas dari konflik, dan rasa takut. Suasana yang damai menjadi prasyarat penting agar masyarakat dapat beraktivitas, berekspresi, dan berkarya dengan nyaman sehingga pembangunan dapat berjalan secara optimal.
Nabire Mandiri
Menggambarkan kondisi masyarakat yang mampu menyelenggarakan pemerintahan dan mengelola pembangunan daerah secara baik. Kemandirian diwujudkan melalui pengelolaan sumber daya alam berbasis potensi lokal oleh masyarakat sendiri, dengan pemerintah berperan sebagai penggerak, fasilitator, dan mitra dalam membangun sinergi dengan berbagai pihak.
Nabire Sejahtera
Merupakan kondisi yang ditandai dengan menurunnya angka kemiskinan dan ketimpangan pendapatan, meningkatnya kesempatan kerja, berkurangnya tingkat pengangguran, serta semakin besarnya kontribusi daerah terhadap perekonomian regional maupun nasional.
Berkelanjutan
Pembangunan dilaksanakan dengan memperhatikan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan hidup sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan secara berkesinambungan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.